15 September 2009

Buka Puasa Bareng

Pada tanggal 11 September 2009, Kombat fbPS DKI Jakarta mengadakan acara Buka Puasa Bareng dengan bertempat di Resto Riung Kuring, Jl. Bendungan Hilir Raya No. 126, Jakarta Pusat.

Sekitar hampir 50 anggota Kombat yang hadir dalam silaturahmi sambil menikmati kebersamaan saat berbuka puasa. Dalam kesempatan berkumpul secara offline itu, Pak Boyke kembali menjelaskan tentang fbPS yang adalah organisasi kemasyarakatan yang bebas nilai. Siapa saja boleh bergabung dalam fbPS terlepas dari atribut partai atau yang lainnya selama memiliki satu keinginan yang sama yaitu mendukung Pak Prabowo Subianto.

Ke depannya diharapkan agar selain eksis dalam dunia online, Kombat fbPS juga diharapkan dapat aktif dalam kegiatan offline yang bersifat bakti sosial. Untuk dapat mengadakan kegiatan offline itu, maka diperlukan adanya pengurus yang dengan sukarela dapat memotori aktifitas fbPS di masyarakat. Dalam diskusi offline Jumat malam tersebut kemudian diputuskan secara aklamasi bahwa Dian Manginta menjadi Ketua fbPS DKI Jakarta.

Tentunya Dian tidak akan bekerja sendiri, namun akan dibentuk susunan pengurus yang terdiri dari:

Ketua:
Sekretaris:
Bendahara:
Community Service:
Pendanaan:

Saat ini, proses pembentukan susunan pengurus masih berlangsung. Diharapkan, setelah Lebaran minggu depan, susunan pengurus yang lengkap telah terbentuk sehingga Kombat fbPS DKI Jakarta dapat segera menyusun program pengabdian masyarakat yang baik.

Sebagai tambahan informasi, pada kesempatan Buka Puasa Bersama yang lalu juga telah ditunjuk Ketua Kombat fbPS Depok, yaitu Daniel Joko Suwanto.

Salam Indonesia Raya!

05 September 2009

Nonton Bareng Film Merah Putih dan Ngariyung

Pada tanggal 16 Agustus 2009, supporter fbPS se nusantara mengadakan acara nonton bareng film Merah Putih di Jakarta, tepatnya di bioskop Cineplex 21 Blok M Plaza.

Ada lebih dari 40-an yang datang dari berbagai daerah di Indonesia. Semuanya ingin merasakan kebersamaan sesama pendukung Prabowo Subianto. Kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai ajang diskusi offline sesama pendukung Prabowo Subianto yang diadakan selepas menonton film, dan dinamakan Ngariyung di Nusantara Polo Club yang berada di Cibinong. Acara diskusi itu dinamakan "ngariyung" untuk memberikan suasana santai agar diskusi jadi tidak tegang.

Acara ngariyung semakin meriah karena kedatangan tim dari Kombat Jatim yang tidak sempat mengikuti acara nonton bareng karena waktu yang terlalu dekat dengan saat pendaratan pesawat mereka di Soekarno-Hatta.

Diskusi yang penuh semangat untuk berkontribusi itu diselingi acara santai berupa dangdutan di malam hari sebelum beristirahat yang dilanjutkan lagi dengan upacara peringatan Proklamasi RI ke 64 keesokan harinya. Setelah upacara, peserta ngariyung kembali berkumpul dibawah tenda tempat berdiskusi untuk membuat kesimpulan. Dalam kesempatan ngariyung ini diperkenalkanlah portal Suara Rakyat yang dibangun menanggapi pemblokiran terhadap fbPS. Diharapkan portal ini dapat dimanfaatkan oleh seluruh rakyat Indonesia yang mempunyai akses ke internet untuk menyampaikan suara hatinya, ide-idenya, dengan bebas tanpa batasan nilai selama tidak menyinggung SARA.

Kegembiraan para peserta ngariyung semakin bertambah ketika mendapat kesempatan bertemu langsung dengan pak Prabowo di sela acara diskusi sesaat setelah beliau selesai berlatih polo. Puncak kegembiraan pun tiba ketika pada malam peringatan HUT Proklamasi tanggal 17 Agustus itu pak Prabowo berkenan membaur dengan peserta menikmati hiburan yang diselenggarakan oleh panitia peringatan HUT RI Keluarga Besar Indonesia Raya.